About Lubricant and Lubrication
BASE OIL
Base oil didapat melalui proses penyulingan minyak mentah (crude oil) dan memiliki beberapa tingkatan kualitas, sehingga beda proses dan peralatan penyulingan akan didapat hasil yang berbeda juga.
Semakin tinggi kualitas minyak mentah yang dipakai, semakin panjang dan presisi proses penyulingan serta semakin baik katalis pemurniannya maka akan didapat hasil akhir yang paling optimal.
Secara umum kategori base oil terbagi berdasarkan proses penyulingan dan tindakan katalisasi pemurniannya yakni : Mineral base oil dan Synthetic base oil.
:: Slide 1
:: Slide 2
GROUP I : SOLVENT REFINED MINERAL BASE OIL
Solvent Refined Mineral base oil didapat melalui 4 tahapan sederhana proses penyulingan minyak mentah berkualitas standar dengan katalis pemurnian jenis solvent.
:: Slide 3
Berbagai jenis solvent refined mineral base oil
:: Slide 4
termasuk dalam group I, dengan ciri khas :
- Warna kuning pekat meski pada kualitas terbaiknya.
- Bau menyengat khas minyak
- Kadar sulfur dan unsur logam berat lainnya yang masih tinggi.
Jenis solvent refined base oil yang termasuk dalam kelompok group I
:: Slide 5
paling banyak dipakai sebagai bahan dasar pelumas yang beredar di Tanah Air.
GROUP II : NON SYNTHETIC BASE OIL
Jenis non-synthetic base oil lainnya dengan tingkat performa yang lebih tinggi adalah :
- Standar base oil group II : Dapat dicapai melalui pencampuran mayoritas solvent refined base oil group I kualitas terbaik dengan minoritas synthetic base oil group III. Sering disebut sebagai semi-synthetic / synthetic blend / synthetic base.
:: Slide 6
- Hydrocracked base oil : Memiliki standar kualitas exceed (melampaui) group II. Memakai minyak mentah berkulaitas lebih baik, melalui 7 (tujuh) tahapan penyulingan yang presisi dan dimurnikan dengan gas hydrogen tekanan tinggi, sehingga menghasilkan base oil yang tidak berwarna, tidak berbau dan lebih stabil karena hampir tidak mengandung sulfur dan unsur-unsur logam berat lainnya.
:: Slide 7
:: Slide 8
:: Slide 9
:: Slide 10
:: Slide 11
SYNTHETIC BASE OIL
Jenis base oil terbaik ini seringkali disebut FULLY SYNTHETIC, berbahan dasar minyak mentah terbaik yang disuling secara cermat dan sangat presisi serta melalui proses synthesa / polimerisasi sehingga base oil yang dihasilkan sangat jernih, tidak berbau, lebih murni dan partikel molukelarnya sangat stabil.
:: Slide 12
:: Slide 13
:: Slide 14
:: Slide 15
:: Slide 16
Jenis base oil ini dinamakan Synthetic karena melalui proses syntyhesa / polimerisasi, dengan struktur molekul teridentifikasi dan sifat-sifat yang dapat diprediksi sesuai kebutuhan.
Ada 3 (tiga) jenis base oil yang termasuk dalam kategori synthetic yakni :
- Group III, High Viscosity Index (HVI) synthetic base oil.
:: Slide 17
- Group IV, Poly Alpha Olefin (PAO) synthetic base oil.
:: Slide 18
- Group V, Ester base oil yang biasanya digunakan untuk ajang balap (racing).
Synthetic base oil dapat juga dihasilkan melalui bahan dasar nabati, contohnya : Castor yang seringkali dipakai sebagai pelumas Go-kart.
PERFORMA BASE OIL
:: Slide 19
SIFAT SIFAT BASE OIL
:: Slide 20 |